Selasa, 25 Februari 2014

Pembawa Kabar dari Andalusia

Download (PDF)
| DropBox4shared |

Download (EPUB)
| DropBox | 4shared


Cordova ibarat wanita cantik yang tumbuh uban di kepalanya sehingga kecantikannya itu surut. Berbagai perhiasan langka menghiasi kaki zaman sehingga menjadi tampak berharga dan bernilai. Di sana terdapat gedung-gedung megah, masjid-masjid lama
, dan sekolah-sekolah keilmuan yang penuh sesak dengan para pelajar. Pasar-pasar ramai dikunjungi dan pusat-pusat perdagangan dikerumuni. Di sekelilingnya rumah-rumah penduduk yang jumlahnya lebih dari 30 rumah.

Setiap pemilik rumah itu merasa lahir di tempat kota kelahiran mereka. Taman-taman dan kebun mengelilingi pusat kota. Sungguh tidak ada dalam sejarah mana pun julukan kota terindah dan sebanding dengan Kota Cordova saat itu.

Orang-orang Cordova menamai taman-taman itu dengan sebutan Mona; ada Mona Rashafah, Mona Zubair, Mona Mashafiyah, dan Mona Aghab. Mona-mona itu merupakan tempat bermain dan berkelakar orang-orang Andalusia saat itu dalam pergelaran teater kerinduan mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar