Selasa, 04 Maret 2014

NATASHA (Mengungkapkan Perdagangan Sex Dunia)

imagebam.com Download (PDF)
| DropBox | 4shared |

Download (EPUB)
| DropBox | 4shared | 

SEIRING BUBARNYA Uni Soviet pada 1991, demokrasi melanda negeri-negeri yang dulu tergabung dalam negara adidaya komunis yang opresif itu.
Saat itu merupakan masa peralihan dan perubahan besar, namun kebanyakan
penduduk negeri-negeri tersebut tampak siap menghadapinya.
Mereka kembali merdeka dan dapat hidup sebagai bangsa-bangsa tersendiri.
Mereka bisa berbicara bahasa mereka sendiri, menjalankan agama mereka sendiri, dan yang terpenting, memerintah diri sendiri.
Lalu realitas pun hadir. Bagi sebagian besar penduduk, impian kehidupan yang lebih baik sirna dalam sekejap. Gerakan menuju reformasi pasar yang dimaksudkan membawa negara-negara tersebut ke dalam kancah ekonomi global justru menyebabkan pelarian modal besar-besaran.
Hukum dan keteraturan dirongrong oleh korupsi, kerakusan, dan penyuapan. Dengan segera, ekonomi negara-negara baru itu pun runtuh dan jaring pengaman sosial yang telah menyediakan standar kehidupan minimal pun tercabik-cabik. Keamanan dan kesetaraan tinggal kenangan.
Demokrasi menjadi kepalsuan yang pahit.
Dalam kekacauan yang terjadi sesudahnya, puluhan juta orang terlunta-lunta. Mereka dipaksa bertahan hidup semampu mereka. Siapa yang bisa mereka mintai bantuan? Jelas bukan pemerintah mereka. Kelas penguasa telah menjadi kelas berpunya. Selagi rakyat kecil kebingungan mencari makan, para politikus dan birokrat tingkat atas mengisi penuh kantongnya sendiri. Bagi mereka, mobil Mercedes dan telepon seluler menjadi bagian gaya hidup, dan yang ada di pikiran mereka hanyalah
"seberapa banyak?" dan "pilih yang mana?" Ketika para pucuk pimpinan negara mengangkangi kekuasaan dan mengeruk kekayaan, rasa tidak percaya terhadap otoritas yang tertanam akibat puluhan tahun di bawah kuasa Soviet menimbulkan kekecewaan yang tersebar luas. Rakyat harus mengurus diri sendiri.
Tak butuh waktu lama hingga hilangnya kendali dan perbatasan baru yang berlubang-lubang mendatangkan suatu kekuatan digdaya baru. Seraya Tirai Besi yang dulu tak dapat ditembus runtuh berkeping-keping, kejahatan terorganisasi menerobos masuk ... dan mengganti Tirai Besi dengan retsleting plastik murahan. Pasar gelap merajalela dan tetap bercokol hingga sekarang. Juga tidak perlu waktu lama bagi para penjahat untuk menemukan aset paling berharga republik-republik baru: kaum perempuan yang cantik namun putus asa—berpendidikan, bertatakrama, tanpa masa depan.
Akibat kacaunya struktur sosial, keluarga-keluarga pun ikut berantakan. Anak-anak ditelantarkan di jalanan. Para suami mencari pelarian dalam botol dan kecanduan alkohol pun marak. Kekerasan terhadap perempuan dan anak meningkat. Dan di tengah semua itu, kaum perempuanlah yang terpaksa membereskan puing-puingnya. Mereka mulai mencari pekerjaan untuk menjaga keutuhan keluarga mereka. Gadis-gadis muda yang belum berkeluarga pun mencari pekerjaan untuk memberi makan adik-adik dan orangtua mereka. Tapi, pada saat itu tingkat pengangguran perempuan melonjak hingga kira-kira 80% persen. Tak ada lowongan yang tersedia. Dengan hawa keputusasaan di mana-mana, kaum perempuan pun menjadi sasaran empuk.
Datanglah "para penyelamat", yang menjanjikan berbagai macam hal yang oleh para perempuan itu dianggap jalan keselamatan. Pekerjaan sebagai pengasuh anak di Yunani ... pengurus rumah tangga di Italia dan Prancis ... pelayan di Austria dan Spanyol ... model di Amerika Utara dan Jepang. Para perekrut selalu menggambarkan impian indah pekerjaan bergaji tinggi di negeri-negeri menawan. Bagi angkatan perempuan muda tersebut, yang tumbuh dengan memelihara fantasi romantis tentang dunia Barat, kesempatan-kesempatan itu tak hanya pekerjaan impian.
Kesempatan-kesempatan itu adalah jalan keluar. Tanpa banyak pertimbangan mereka langsung menyambarnya, dan mendapati diri mereka terjebak dalam lingkaran setan.
Para Natasha dikirim ke seluruh penjuru dunia. Mereka menjadi mode terbaru dalam industri seks. Mereka hadir di jalan-jalan daerah lampu merah di Austria, Italia, Belgia, dan Belanda. Mereka mengisi rumah-rumah bordil di Korea Selatan, Bosnia, dan Jepang. Mereka bekerja tanpa busana di panti pijat di Kanada dan Inggris. Mereka dikurung sebagai budak seks dalam apartemen di Uni Emirat Arab, Jerman, Israel, dan Yunani. Mereka membintangi pertunjukan intip dan tari telanjang di Amerika Serikat. Bagi yang mengamati sekilas, mereka langsung berbaur dengan perempuan-perempuan yang memilih untuk menukar uang dengan seks. Dalam makeup tebal, pakaian seronok, dan sepatu hak tinggi, mereka berjalan dan berbuat hal-hal yang sama. Mereka tersenyum, mengedip, berpose, dan melenggang, tapi mereka melakukannya karena tahu apa yang akan terjadi kalau mereka tak melakukannya.
Tiap hari, para Natasha dipaksa melayani sepuluh sampai tiga puluh laki-laki dalam semalam. Uang yang mereka dapat langsung diambil oleh
"pemilik" mereka. Mereka hidup dalam kondisi menyedihkan, sering menderita penyiksaan dan ancaman. Mereka yang melawan dihukum berat.
Mereka yang menolak adakalanya dicederai atau dibunuh.
Sebagian besar orang tak tahu-menahu mengenai keberadaan perempuan-perempuan tersebut. Selain yang bekerja di jalan, biasanya mereka tak terlihat, tersembunyi di balik pintu terkunci di apartemen, bordil, panti pijat, dan bar. Bagi klien mereka, mereka hanyalah seonggok tubuh tanpa arti. Tak peduli mereka itu diperbudak; seks demi uang adalah transaksi bisnis. Bagi pemilik dan mucikari, gadis-gadis itu adalah barang dapat rusak yang harus dimanfaatkan sesering mungkin sebelum hancur.
Dan bagi geng yang menyelundupkan perempuan, mereka adalah satu bentuk bisnis paling menguntungkan yang ada sekarang. Trafiking ( trafficking) manusia sekarang merupakan bisnis penghasil uang terbesar ketiga di dunia, sesudah perdagangan gelap senjata dan obat-obatan.
Bahkan, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan bahwa perdagangan manusia memberikan 12 miliar dolar per tahun[1]bagi kejahatan terorganisasi.
Di suatu kedai kopi pinggir jalan di luar kota Roma, seorang mucikari Albania membual, "Kubeli perempuan itu seharga $2.500. Modalku balik dalam beberapa hari." Menurut organisasi polisi internasional Interpol, seorang perempuan korban trafiking bisa mendatangkan $75.000 sampai $250.000 per tahun. Dipandang dari keuntungan yang dihasilkan, trafiking manusia adalah bisnis yang sempurna. Labanya luar biasa besar. Barang dagangannya banyak tersedia dan murah pula. Dan setelah seorang perempuan tak lagi diminati atau mampu bekerja, ia dibuang dan diganti wajah baru yang lebih muda.
Jumlah korban trafiking sungguh mencengangkan. Dalam laporan trafiking 2003, Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa "tak ada negara yang bebas trafiking" dan memperkirakan bahwa kurang-lebih 800 ribu sampai 900 ribu orang diperdagangkan melintas batas-batas negara di seantero dunia. Angka tersebut belum mencakup trafiking dalam negeri, yang oleh beberapa pengamat diperkirakan akan memperbesarnya menjadi lebih dari dua juta orang. Sayangnya, laporan tersebut menambahkan bahwa "perdagangan manusia tak hanya berlanjut, tapi tampaknya makin meningkat di seluruh dunia" dan hampir semua korbannya adalah perempuan dan anak-anak.
Laporan itu juga menyatakan bahwa trafiking menyengsarakan perempuan dan anak, "membuat mereka mengalami pemerkosaan, siksaan, HIV/AIDS dan berbagai penyakit menular seksual lain, kekerasan, kondisi kerja yang berbahaya, kurang gizi, serta ketergantungan terhadap alkohol dan obat-obatan. Makin banyak orang dewasa dan anak yang dipaksa melakukan prostitusi, dan juga anak jalanan, yang mengidap HIV/AIDS."
Pasar perempuan internasional bukanlah hal baru— perempuan Asia sudah bertahun-tahun jadi barang dagangan utama, dan banyak sekali laki-laki yang mengunjungi Bangkok dan Manila untuk wisata seks.
Dalam tiga dasawarsa terakhir, dunia telah menyaksikan empat gelombang trafiking untuk eksploitasi seksual. Gelombang terbaru dan Eropa Timur dan Tengah telah dinamai "Gelombang Keempat" ( the Fourth Wave), dan kecepatan serta ukurannya sungguh mengejutkan. Satu dasawarsa lalu saja perempuan Eropa Timur dan eks-Soviet belum kelihatan sama sekali.
Sekarang, mereka sudah mencakup lebih daripada 25 persen perdagangan perempuan.
Gelombang pertama perempuan korban trafiking berasal dari Asia Tenggara pada 1970-an dan sebagian besar terdiri atas perempuan Thai dan Filipina. Gelombang kedua tiba pada awal 1980-an dan terdiri atas perempuan Afrika, terutama Ghana dan Nigeria. Gelombang ketiga, dan Amerika Latin, menyusul tak lama sesudahnya dan umumnya berisi perempuan dari Kolombia, Brasil, dan Republik Dominika. Jadi, dunia bukannya tidak tahu bahwa sedang banyak perempuan yang diculik, dijual, dan diperkosa. Bedanya, kegiatan itu kini lebih marak daripada sebelumnya.
Natasha merupakan penyelidikan atas gelombang keempat, untuk mengetahui mengapa gelombang tersebut terjadi dan mengapa terus berlanjut. Akan diteliti pemicunya—faktor tarik-ulurnya, penawaran dan permintaan—berikut segala kelalaian, keterlibatan, dan korupsi yang memungkinkan perdagangan perempuan merajalela.
Sepanjang tiga puluh tahun karier saya sebagai wartawan, saya telah menghadapi segala macam skandal, korupsi, kerakusan, dan kejahatan.
Saya telah menyaksikan tragedi-tragedi monumental—keputusasaan dalam kelaparan, kehancuran akibat perang. Telah saya saksikan hilangnya nyawa dan asa di Timur Tengah dan Afrika ... di Afghanistan, Etiopia, Somalia, dan Iran. Tapi belum pernah saya sebegitu tertohok oleh pengingkaran tanpa perasaan atas martabat manusia sebagaimana yang saya temukan dalam dua tahun penelitian untuk buku ini.
Bagi saya, Natasha adalah mengenai satu generasi gadis-gadis yang hilang. Nyaris tiap kota dan desa di Eropa Timur dan Tengah telah menyaksikan hilangnya sebagian kaum perempuan mereka. Yang mengherankan, mereka tidaklah lenyap karena penyakit, perang, kelaparan, atau bencana alam. Mereka justru telah menjadi pion yang bisa dikorbankan dalam bisnis uang, syahwat, dan seks yang sedang menanjak. Yang paling menyakitkan, perdagangan perempuan adalah bencana buatan manusia yang bisa dicegah. Namun, dunia terus mengabaikan penderitaan perempuan-perempuan korbannya. Sudah tiba saatnya untuk menghentikan perdagangan perempuan.


[1]Mata uang dolar yang digunakan sepanjang buku ini adalah dolar Amerika Serikat(USD)


Stephanie Meyer_-_Breaking Dawn

imagebam.comDownload (PDF)
| DropBox | 4shared |

Download (EPUB)
| DropBox | 4share | 

Breaking dawn merupakan buku keempat dari twilight saga yang ditulis oleh Sthepanie Meyer dan awal yang baru bagi sang tokoh utama yaitu Isabella Swan atau akrab dipanggil dengan nama Bella Swan. Novel ini terbit di Indonesia sekitar bulan januari 2009. Di negara aslinya, USA,
buku Breaking Dawn dengan rekor penjualan di hari pertama launching-nya mencapai 1,3 juta eksemplar. Novel ini juga berhasil difilmkan oleh sutradara, Bill Condon. Itu merupakan ending dari novel tetralogi twilight saga. Setelah Twilight, New Moon dan Eclipse dan. Breaking Dawn melengkapi kisah cinta antara vampir dan manusia ini. Bella Swan dan Edward Cullen. Novel yang terdiri dari 864 halaman. Sang penulis Stephenie Meyer membagi novel ini menjadi 3 sudut pandang, yaitu : buku pertama Bella , buku kedua Jacob dan buku ketiga Bella.

Pada buku pertama dengan sudut pandang Bella diawali dengan kisah pernikahannya dengan sang kekasih Edward Cullen. Di buku pertama ini banyak sekali cerita-cerita romantis yang terjadi antar Bella dan Edward dan hamper seperti kisah dongeng. Dipernikahannya Bella didandani oleh saudara perempuan Edward, Alice dan Rosalie, dengan cantik dan super anggun. Dan ayah Bella, Charlie, juga didandani oleh mereka. Mereka – mereka yang datang ke acara pernikahan Bella dan Edward yaitu keluarga Bella dan Edward tentunya, keluarga besar werewolf, Keluarga besar vampire, dan teman-teman sekolah mereka.

Para undangan yang hadir pun tampak ikut larut dalam kebahagiaan pernikahan mereka ini. Setelah mereka berdua melangsungkan pernikahan, mereka lanjut berbulan madu di pulau esme. Pulai esme merupakan hadiah pemberian dari ayah Edward, Carlise, untuk Ibu Edward, Esme. Pulau kecil tersebut terletak di dekat Rio de janerio dan hanya berisi sebuah pondok mewah nan eksotis milik keluarga Cullen sebagai hadiah bulan madu Bella dan Edward. Selama bulan madu tersebut mereka berdua melakukan aktivitas menyelam, bermain catur dll. 2 minggu kemudian ada kejadian aneh yang sedang di alami oleh Bella. Kejadian aneh itu adalah nafsu makan Bella bertambah, tidur diatas normal dll. Apa yang terjadi pada Bella selanjutnya ? ya, ternyata Bella hamil !!!

Pada buku kedua dengan sudut pandang Jacob. Disini diceritakan tentang ketegangan selama kehamilan dan proses kelahiran bayi Bella dan Edward dan juga menyinggung masalah
kawanan werewolf yang menentang kehadiran bayi dalam perut Bella. Dan Jacob selaku sahabat Bella selalu melindunginya selama proses kehamilan itu. Selama itu juga Bella mengalami penderitaan karena bayi yang dikandungnya terus merusak sedikit demi sedikit anggota tubuhnya. Bayi itu sangat kuat. Kemudian 1 bulan kemudian bayi itu keluar dari rahim Bella dan ternyata berjenis kelamin perempuan dan di beri nama Renesmee.

Pada buku ketiga dengan sudut pandang Bella. 3 Disini dicerita setelah melahirkan Renesmee, dikabarkan bayi tersebut adalah bayi abadi. Bayi abadi ini sangat membahayakan kehidupan vampire dan melanggar penguasa vampir yaitu Volturi. Dugaan ini datang dari Irina yang merupakan bagian dari kelompok vampir Tanya. Irina melaporkan kelahiran Renesmee kepada Volturi, dan kemudian Volturi berencana untuk membuh bayi dan keluarga Cullen tersebut. Mendengar kabar ini keluarga Cullen dan dibantu oleh Jacob mengumpulkan bukti bahwa sebenarnya Renesmee ini bukanlah bayi abadi dan sama sekali tidak membahayakan kehidupan para vampir. Akhirnya Volturi dapat diyakinkan bahwa memang benar Renesmee bukanlah bayi abadi, dan akhirnya tidak jadi membunuh Renesmee

Menurut saya, novel ini sedikit membosankan di tengah-tengah cerita tetapi menarik juga untuk dibaca dan sang penulis juga pintar dalam membuat pembaca penasaran dengan kelanjutan kisahnya. Namun begitu, Banyak hal yang menarik yang diceritakan dalam novel Breaking Dawn ini. Kisah Cinta yang tulus, cinta sejati dan romantis. Berbagai karakter tokoh dengan masing-masing bakat uniknya digambarkan dalam novel ini. Suasana yang digambarkan dalam novel ini jelas, sehingga para pembaca dapat dengan mudah berimajinasi melalui cerita yang dikisahkan dan diakhiri dengan happy ending J.


Stephanie Meyer_-_Enclipse

imagebam.comDownload (PDF)
| DropBox | 4shared |

Download (EPUB)
| DropBox | 4share | 

Novel ini seri ketiga dari tetralogi Twilight. Masih sama seperti dua novel sebelumnya, Stephenie Meyer mengajak para pembaca untuk menikmati kisah cinta Isabella Swan degan seorang vampir bernama Edward Cullen.
Tahun ini adalah tahun terakhir Bella di masa SMA-nya. Bella mengirimkan biodatanya di berbagai universitas, begitu pula dengan Edward. Edward memilih di University of Alaska dengan alasan kurangnya sinar matahari di daerah sana. Bella pun juga ikut mendaftar di sana dan sudah diterima.

Namun ada lagi hal-hal kecil yang menyebabkan masalah. Jacob Black, werewolf yang merupakan sahabat BElla, masih terus berjuang untuk mendapatkan cinta Bella. Bella sendiri tak mampu menahan godaan Jacob dan jadilah Bella terbagi menjadi dua, antara Bella-nya Edward dan Bella-nya Jacob.

Masalah lagi datang dari Victoria yang sudah dari setahun yang lalu menyimpan dendam pada Bella karena Edward membunuh James dalam pertarungan antar vampir. Victoria ternyata mengirimkan vampir-vampir baru demi memuluskan misinya. Keselamatan Bella lagi-lagi terancam karena berhembusnya isu akan datangnya keluarga Volturi. Keluarga ini adalah bangsawan di kalangan vampir dan amat disegani. Dalam seri New Moon, keluarga Volturi berambisi menjadikan Bella vampir, karena Bella dianggap mengetahui banyak tentang vampir.

Bella yang terancam nyawanya pun bingung, apakah memilih jadi vampir adalah keputusan yang tepat? Di tengah-tengah himpitan masalah yang ada, kawanan werewolf dan vampir akhirnya mau bersatu demi melindungi Bella.

Tak lama kemudian, Edward melamar Bella untuk menikah dengannya. Apakah akhirnya Bella bersedia mengingat kebimbangannya akan masa depan? Manusia atau vampir? Edward atau Jacob? Masih banyak hal-hal kecil lainnya yang akan dihadapi Bella dalam seri Eclipse ini.

Bila sudah membaca dua seri sebelumnya, tak pantas rasanya bila melewatkan seri Eclipse ini. Stephenie Meyer makin matang dalam mengungkapkan karakter Bella. Kita tunggu seri terakhir dalam tetralogi Eclipse ini. Tentunya para pencinta buku tak sabar untuk segera membaca seri Breaking Dawn.

Sumber

Stephanie Meyer_-_New Moon

imagebam.comDownload (PDF)
| DropBox | 4shared |

Download (EPUB)
| DropBox | 4share | 

Novel ini adalah kelanjutan dari Twilight karya Stephenie Meyer.
Masih sama seperti Twilight, dalam New Moon dikisahkan hubungan cinta Bella dan Edward yang makin dekat dan mesra. Pada awal-awal cerita, keduanya terus
bersama dan tak terpisahkan. Hingga pada hari ulang tahun Bella yang ke-17, Bella mulai merasa dirinya bertambah tua dan akhirnya ia takut akan kehilangan Edward.

Untuk merayakan ulang tahun Bella, Edward mengajaknya ke rumah. Saat acara buka kado, jari Bella teriris kertas kado tersebut sehingga berdarah dan menimbulkan amarah Jasper, salah seorang kakak lelaki Edward. Jasper masih belum bisa mengendalikan dirinya bila mencium darah, tak seperti saudara-saudaranya yang lain. Jasper malah hampir membunuh Bella karena insiden itu. Beruntung Edward menyelamatkan Bella.

Sejak hari itu, Edward mulai menyadari bahwa kehadirannya tidak selamanya membawa kebaikan bagi Bella. Maka Edward memutuskan untuk pergi dari kehidupan Bella.

Bella yang ditinggalkan Edward sendiri, mulai menjalani hari-harinya dengan kesepian. Teman-teman sekolahnya sudah menjauhi dirinya sejak ia dekat dengan Edward. Sebagai tempat pelarian, Bella selalu mencari Jacob Black, anak dari kawan ayahnya, Charlie.

Jacob sendiri sangat senang dengan kehadiran Bella. Sudah dari dulu Jacob menyimpan perasaan cinta pada Bella, namun hal itu tak pernah diungkapkannya. Bella juga sepertinya sangat menikmati kebersamaannya bersama Jacob.

Namun lagi-lagi sayang. Kebersamaan mereka tak berlangsung lama, setelah Jacob mengetahui kenyataan bahwa dirinya adalah seorang werewolf, musuh bebuyutan vampir. Perlahan Jacob mulai menjauhi Bella, karena takut dirinya akan melukai Bella.

Bella pun makin terluka melihat dua orang yang dicintainya mulai menjauh dan makin membuat Bella menderita.

Siapakah yang akan dipilih oleh Bella?
Edward, seorang vampir yang amat dicintainya, ataukah Jacob, seorang werewolf yang amat disayanginya...
Novel kedua Stephenie Meyer ini patut dibaca mengingat Twilight sudah begitu meledak di pasaran. Nantikan ending yang tak terduga dan pertarungan sengit dalam hati Bella memperjuangkan cintanya.


Stephanie Meyer_-_Twilight

imagebam.comDownload (PDF)
| DropBox | 4shared |

Download (EPUB)
| DropBox | 4shared |

Twilight, novel terjemahan karya Stephenie Meyer ini benar-benar lagi trend.
Mengisahkan perjalanan cinta seorang gadis yang pemalu dan tak banyak bergaul bernama Isabella Swan.
Dia baru saja pindah dari Phoenix ke kota kecil, Forks yang sering mendung.
Di sekolahnya yang baru (SMA), Bella bertemu dengan Edward Cullen, lelaki tampan seumuran dengannya.
Saat pertama kali bertemu, Bella mendapat kesan bahwa Edward membencinya entah mengapa. Dari situ, Bella mulai menyelidiki siapa Edward sebenarnya dan ia mulai mendapat kejutan bahwa Edward adalah seorang vampir. Bahkan keluarga Edward adalah vampir semua.

Walaupun Bella sudah tahu hal ini, diam-diam rasa cinta mulai tumbuh di antara mereka berdua. Mereka mulai terlibat dalam cinta terlarang yang benar-benar berbahaya.
Bagaimanakah kelanjutan kisah mereka? Yang jelas, mereka pasti bertahan, kan mereka tokoh utamanya....
Twilight ini merupakan bagian pertama tetralogi Twilight. Buku kedua berjudul New Moon, yang ketiga berjudul Eclipse, dan yang terakhir Breaking Dawn.
Tak sampai sebulan lagi, kita bisa melihat film Twilight dalam layar lebar.

Sumber

Yang pasti, novel Twilight benar-benar layak dibaca semua orang yang sedang kesepian...

Lolita_-_Vladimir Nabokov

imagebam.com Download (PDF)
| DropBox | 4shared |

Download (EPUB)
| DropBox | 4share | 

"LoLita, atau Pengakuan Seorang Duda," adalah dua baris judul yang mengawali serangkaian halaman ganjil yang saya terima. "Humbert Humbert," pengarang naskah itu, tewas dalam tahanan akibat penyakit jantung koroner pada 16
November 19S2, beberapa hari sebelum sidang pengadilannya dimulai. Pengacaranya, sahabat dan kolega saya, Clarence Choate Clark, Esq., yang kini bertugas di Washington DC, meminta saya menyunting naskah ini berdasarkan salah satu permintaan kliennya yang kemudian mendorong sepupu saya untuk menerbitkan naskah ini.

Keputusan Tuan Clark. mungkin dipengaruhi oleh fakta bahwa penyunting yang dipilihnya ini pernah meraih penghargaan Poling Pnze untuk sebuah karya sederhana ("Apakah Akal Sehat itu Masuk Akal?") yang membahas kegilaan dan penyimpangan seksual.

Tugas saya terbukti lebih sederhana daripada yang kami berdua duga. Selain koreksi terhadap sedikit kesalahan tata bahasa dan penyuntingan atas sejumlah hal kecil yang di luar kehendak "H. H."
sendiri masih tersirat dalam teks yang ditulisnya sebagai petunjuk mengenai tempat-tempat atau orang-orang tertentu, memoar yang luar biasa ini ditampilkan secara utuh. Nama samaran pengarangnya adalah gagasannya sendiri dan topeng ini harus dibiarkan tak terungkap sesuai permintaan yang bersangkutan. Sementara nama "Haze" hanya berima dengan nama keluarga yang sesungguhnya dari tokoh utama perempuan, nama depan si tokoh perempuan terlalu dekat dengan intisari terdalam buku ini untuk diubah. Lagi pula, tak ada (seperti pembaca nanti akan mengetahuinya sendiri) kebutuhan praktis untuk melakukan hal itu. Data mengenai kejahatan "H. H." mungkin bisa dilihat dalam berita di koran-koran pada bulan September 1952. Namun, latar penyebab dan tujuannya mungkin masih tetap akan menjadi misteri sepenuhnya jika memoar ini tak pernah saya baca.

Demi memuaskan para pembaca yang ingin mengetahui kelanjutan nasib tokoh-tokoh "nyata" di luar kisah "nyata", sejumlah detail dipaparkan seperti yang diterima dan Tuan "Windmuller" dan "Ramsdale"
yang menginginkan identitasnya dirahasiakan sehingga "bayang-bayang panjang kasus yang menyedihkan ini" tak bakal sampai terdengar oleh orang-orang di sekitar tempatnya berada. Putrinya, "Louise", kini adalah seorang mahasiswi tingkat dua, sedangkan "Mona Dahl" sedang melanjutkan pendidikan di Paris. "Rita" baru saja menikah dengan pemilik sebuah hotel di Florida. Nyonya "Richard F. Schiller" meninggal dunia saat melahirkan seorang bayi perempuan yang terlahir selamat pada Hari Natal 1952 di Gray Star, sebuah permukiman di pedalaman Amerika bagian barat laut. "Vivian Darkbloom" menulis sebuah biografi berjudul
"Isyaratku" yang akan segera terbit dan para kritisi yang telah membaca naskah itu menyebut buku tersebut sebagai karya terbaiknya. Para penjaga sejumlah pemakaman ikut menyumbang andil dengan melaporkan bahwa tiada satu pun hantu yang bergentayangan.

Bila dipandang secara sederhana sebagai sebuah novel, "Lolita"
berkaitan dengan situasi-situasi dan emosi-emosi yang akan tetap tersamar bagi para pembaca yang dilemahkan oleh penolakan-penolakan yang dangkal. Benar, tak satu pun istilah cabul ditemukan dalam keseluruhan karya ini. Seseorang tak berbudaya yang dibentuk oleh adat istiadat modern dan terbiasa membaca kata-kata cabul tanpa rasa sesal dalam sebuah novel murahan, pasti akan sangat terkejut dengan tiadanya hal-hal semacam itu dalam buku ini. Namun, jika seorang penyunting berupaya menambahi atau menghilangkan adegan-adegan yang oleh pikiran tertentu mungkin bakal disebut "merangsang" (lihat keputusan yang diambil Hakim John M. Woolsey pada 6 Desember 1933 tentang buku lain yang lebih gamblang menggambarkan hal-hal semacam itu), kita terpaksa harus membatalkan penerbitan "Lolita" karena adegan adegan itu sangat diperlukan dalam perkembangan kisah tragis yang berujung pada kemuliaan moral ini.

Orang-orang yang sinis akan berkata bahwa pornografi komersial pun memiliki dalih yang sama. Orang-orang yang terpelajar akan menimpali dengan menegaskan bahwa pengakuan penuh perasaan "H.H." ini adalah badai dalam sebuah tabung percobaan. Setidaknya, 12% lelaki dewasa di Amerika—perhitungan yang "keras" menurut Dr. Blanche Schwarzmann (berdasarkan percakapan) pernah menikmati pengalaman khusus yang digambarkan "H.H." dengan semacam keputusasaan. Jika penulis catatan harian kita yang kehilangan akal sehatnya ini meninggal dunia pada musim panas 1947, bagi seorang ahli jiwa yang cakap, tak akan ada bencana yang bakal terjadi. Namun, itu berarti juga tak akan ada buku ini.
Maafkan saya, penulis ulasan ini, karena mengulangi apa yang sering saya tekankan dalam buku-buku dan kuliah-kuliah saya, yakni bahwa kata "menyinggung" kerap merupakan sinonim untuk kata "istimewa" dan karya seni yang agung tentu saja selalu orisinal. Oleh karenanya, karya semacam itu sering muncul sebagai kejutan yang mengguncang.

Saya tak bermaksud memuji-muji "H. H." Tak perlu diragukan lagi, ia memang mengerikan, ia memang hina, ia adalah contoh penderita penyakit kusta moral, gabungan antara keganasan dan lelucon yang menyingkap sebuah penderitaan amat dahsyat, tetapi tak mengundang simpati. Anehnya, ia sangat tak terduga. Banyak pendapatnya tentang orang-orang dan peristiwa peristiwa di negeri ini terasa menggelikan.

Kejujuran yang bergaung dalam pengakuannya tidak membebaskannya dari dosa dosa yang kejam. Ia abnormal. Ia bukanlah seorang lelaki sejati. Namun, rintihan biolanya mampu menyiratkan kelembutan, sebuah kasih sayang bagi Lolita yang membuat kita terasuki oleh buku ini seraya menista pengarangnya!
Sebagai sebuah rekaman peristiwa, tak diragukan lagi "Lolita" akan menjadi sebuah kasus klasik dalam ilmu kejiwaan. Sebagai sebuah karya seni, buku ini melampaui sisi-sisi buruknya. Dan, yang lebih penting bagi kita dibandingkan bobot ilmiah dan kelayakan literernya adalah dampak moral buku ini terhadap para pembaca yang sungguh-sungguh menyimaknya, karena dalam telaah pribadi yang tajam ini tersembunyi pelajaran bagi semua orang. Bocah pembangkang, ibu yang egois, maniak yang penuh nafsu—semua ini bukan hanya tokoh-tokoh yang kuat dalam sebuah kisah yang unik: mereka memperingatkan kita terhadap kecenderungan kecenderungan yang berbahaya, mereka menunjukkan kejahatan-kejahatan yang mungkin terjadi. "Lolita" seharusnya membuat kita semua para orangtua, pekerja sosial, pendidik meningkatkan wawasan dan kewaspadaan dalam menunaikan tugas membesarkan generasi yang lebih baik dalam sebuah dunia yang lebih aman.

Bangunkan Kuasa Raksasa di Dalam Diri

imagebam.com Download (PDF)
| DropBox | 4shared |

Download (EPUB)
| DropBox | 4shared |

Awaken the Giant Within
Abstrak : Setiap individu mempunyai kuasa yang sangat besar, sehingga sangatlah wajar bahwa kita semua seharusnya berhasil, bahagia dan sejahtera. Pertanyaanya mengapa masih banyak orang
yang merasa gagal/ tidak berhasil?, jawabannya adalah perlunya membangunkan kekuatan maha dahsyat yang telah ada dalam diri Kita.

Beberapa hal kekuatan yang harus dibangunkan dalam diri adalah (1) Keputusan, (2) Daya yang membentuk Kehidupan Anda, dan (3) Sistem Keyakinan.

1.         KEPUTUSAN  : Jalan Menuju Sukses
Segala yang terjadi dalam kehidupan dimulai dari suatu keputusan, sedangkan keputusan akan membentuk suatu tindakan dan tindakan sendiri akan memberikan suatu hasil tertentu. Sudah barang tentu tindakan yang berbeda memberikan hasil berbeda.
Mulailah dari pertanyaan – pertanyaan, misal : Bagaimana aku akan menjalani hidup 10 th berikutnya ?, Bagaimana aku akan hidup hari ini, untuk menciptakan komitmen hari esok ?, Apakah yang akan aku lakukan mulai hari ini???, maka tentunya harus dijawab dengan suatu keputusan untuk tindakan.
Kita percaya di momen – momen mengambil keputusan itulah takdir dibentuk.
Membangun kuasa keputusan raksasa dan mengklaim hak yang kita bawa Sejak lahir atas kuasa tak terbatas, vitalitas luar biasa dan gairah penuh sukacita yang benar – benar milik anda. Inilah aku, inilah kehidupanku, dan inilah yang aku lakukan, tidak ada yang menghentikan aku untuk mencapai takdirku.

Kebanyakan orang tidak pernah secara sadar mengatur sistem (mengambil keputusan), melainkan sistem ini diatur selama bertahun – tahun oleh sumber – sumber mulai dari orang tua, rekan sebaya, Guru, televisi, iklan dan kebudayaan, sistem ini terdiri dari :
1)     Keyakinan – keyakinan inti dan aturan – aturan dibawah sadar
2)     Nilai – nilai kehidupan
3)     Acuan
4)     Pertanyaan – pertanyaan kebiasaan
5)     Kondisi – kondisi emosional

Keputusan sejati diukur dari fakta kalau anda sudah mengambil tindakan baru dan Keputusan adalah komitmen.

Seberapapun sebuah tembok berdiri, tidak satupun yang berkuasa menahan gempuran manusia secara terus – menerus yang telah memutuskan untuk bertekun hingga tembok itu roboh, semangat manusia benar – benar tidak dapat ditaklukan, akan tetap kemauan untuk menang, kemauan untk sukses, untuk membentuk kehidupan anda, untuk memegang kendali hanya mungkin dikerahkan ketika anda memutuskan apa yang anda inginkan dan yakin tantangan apapun, masalah apapun, hambatan apapun tak akan menghalangi anda darinya. Ketika anda putuskan bahwa kehidupan anda pada akhirnya bukan dibentuk oleh kondisi, melainkan oleh keputusan keputusan anda, karena momen itulah kehidupan anda berubah selamanya dan anda akan diberdayakan untuk mengendalikan.

2.        DAYA YANG MEMBENTUK KEHIDUPAN ANDA : Kepedihan dan Kenikmatan

Danald Trump :
Mengkaitkan kenikmatan dengan memiliki Kapal Pesiar terbesar dan termahal, memiliki gedung – gedung yang strategis.
Mengkaitkan kepedihan : menjadi yang ke-dua dalam berbagai hal merupakan kegagalan.

Kepedihan lebih kuat memotivasi dari pada hasrat untuk mendapatkan kenikmatan.

The power of kepepet (Jaya)
Suatu keputusan yang telah menghasilkan perbedaan luar biasa dalam kualitas kehidupan saya : saya mengkaitkan kenikmatan dan mengeluarkan dari kepedihan dengan memberikan konsultasi bisnis dan  managemen pada UKM serta pengembangan orang.

Para pemasang iklan memahami bahwa apa yang mendorong kita bukanlah intelektual kita, melainkan sensasi yang kita kaitkan dengan produk. Akibatnya mereka pakar dalam mempelajari bagaimana caranya menggunakan musik yang riang atau menyejukan, gambaran cepat atau anggun, warna cemerlang atau kalem dan berbagai unsur lainnya untuk menempatkan kita dalam kondisi – kondisi emosional tertentu, lalu ketika sensasi – sensasi kita sudah mencapai puncaknya, mereka memperlihatkan gambaran produk mereka secara terus – menerus sehingga kita mengkaitkan itu dengan perasaan – perasaan yang diinginkan tersebut.

Britney Spears :
Menghabiskan hidupnya mempelajari bagaimana caranya mengangkat emosi orang lain dengan menggunakan suaranya, tubuhnya, wajahnya dan gerak geriknya. Ia bernyanyi dan menari dengan cara yang merangsang banyak sekali orang untuk merasa luar biasa senang – sedemikian rupa sehingga mereka membeli salah satu albumnya untuk menciptakan kembali perasaan – perasaan tsb.

3,        SISTEM KEYAKINAN : Kuasa untuk Mencipta dan Kuasa untuk Menghancurkan.

Bukan kejadian dalam kehidupan kita yang membentuk kita, melainkan Keyakinan kita sendiri tentang apa makna kejadian – kejadian tersebut.

Contoh : Keyakinan berbeda oleh Dua wanita genap berusia 70th,
Tetapi masing – masing mengambil makna yang lain dari kejadian tersebut.  Yang satu tahu bahwa kehidupannya akan segera berakhir. Baginya 70th hidup berarti tubuhnya pasti sudah rusak dan sebaiknya ia mulai menuntaskan urusan – urusannya.  Wanita lainnya memutuskan bahwa kecakapan seseorang pada usia berapapun itu tergantung keyakinannya sendiri, dan menetapkan standar yang lebih tinggi bagi dirinya. Ia memutuskan bahwa mendaki gunung mungkin merupakan olahraga yang baik untuk dimulai pada usia 70th. Selama 25th berikutnya Ia mencurahkan diri pada petualangan baru dalam penguasaan ini, menyisir beberapa puncak tertinggi di dunia, hingga sekarang pada usia 90th, Hulda Crooks telah menjadi wanita tertua yang pernah mendaki gunung Fuji.

Keyakinan ditarik dari kesimpulan umum, makanya bergaulah dengan orang sukses, maka Anda akan sukses.

Sebagian besar keyakinan kita adalah kesimpulan umum tentang masa lalu kita, berdasarkan penafsiran terhadap pengalaman – pengalaman yang menyakitkan atau nikmat.

Tantangannya :
  1. Kebanyakan orang tdk secara sadar memutuskan apa yang akan diyakini.
  2. Sering kali anggapan kita didasarkan pada penafsiran keliru terhadap pengalaman – pengalaman dimasa lalu.
  3. Begitu kita memegang suatu keyakinan, kita lupa bahwa itu hanyalah penafsiran.

Begitu diterima : Keyakinan menjadi perintah yang tidak dipertanyakan lagi bagi sistem syaraf kita.

Mustahil bagi seorang manusia untuk menempuh 1 mil dalam waktu kurang dari 4 menit. Akan tetapi, Roger Banister mematahkan anggapan yang menghambat itu. Ia berhasil mencapai yang mustahil bukan saja dengan latihan fisik, melainkan juga dengan terus membayangkannya dalam benaknya.

Sukses untuk semua,

Referensi : Awaken The Giant Within, Anthony Robbins